logo logo

The next-generation blog, news, and magazine theme for you to start sharing your stories today!

The Blogzine

Save on Premium Membership

Get the insights report trusted by experts around the globe. Become a Member Today!

View pricing plans

New York, USA (HQ)

750 Sing Sing Rd, Horseheads, NY, 14845

Call: 469-537-2410 (Toll-free)

hello@blogzine.com

Launching Jurnal Tsiqoh, Kepala Kanwil Kemenag Banten Minta Guru PAI Harus Menjadi Panutan

avatar
Admin Ajudan Kakanwil

administrator

Jumat, 07 Januari 2022
10:43:46 WIB


  • 1 Views

Keteragan Foto : Launching jurnal Tsiqoh MGMP PAI SMP Provinsi Banten

TANGERANG - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam Provinsi Banten, menggelar launching Jurnal Tsiqoh di Aula Kantor Kemenag Kota Tangerang, Rabu 5 Januari 2022.

Tutut hadir pada kesempatan itu Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, Amrullah, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten, Nanang Faturrohman, Kasubdit PAI SMP, Agus Sholeh, Kabid Pakis Kemenag Provinsi Banten, Encep Syafrudin Mursyi dan Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang, Samsudin.

Dalam sambutannya, Kabid Pakis Kanwil Kemenag Banten, Encep Syafrudin Mursyi mengatakan bahwa kata TSIQOH dapat diakronimkan menjadi huruf T, S, I, QO, dan H.

T artinya teknologi, dalam hal ini guru PAI harus menguasai teknologi sesuai dengan perkembangan zaman sekarang. "Perkembangan teknologi semakin pesat, karena itu guru PAI akan ketinggalan jaman jika tidak menguasai teknologi," kata Encep.

S artinya Sinergi, guru PAI harus mampu bersinergi memambangun dan memastikan hubungan kerja sama yang harmonis untuk menghasilkan pembelajaran yang berkualitas.

I artinya Inovatif, guru harus senantiasa berinovasi dalam mengembangan pembelajaran yang bermutu, sehingga menghasilkan peserta didik yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia.

QO artinya qonaah, guru PAI menerima perkembangan Pendidikan dan selalu bersyukur, tidak  banyak menuntut, bekerja keras dan bekerja cerdas.

H artinya Hidmat, senantiasa berhidmat kepada Allah swt, dan rasul, orang tua, pemimpin, siswa, masyarakat, bangsa dan negara.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Nanang Faturrohman mengungkapkan bahwa Guru PAI harus  menjadi panutan yang digugu bicaranya sebagai ilmu dan tindakannya sebagai teladan, baik di dalam maupun di luar kelas.

"Karena sejatinya, peran serta guru PAI terhadap bangsa dan negara tidak diragukan lagi, karenanya keikhlaskan dan wakafkan potensi diri yang dimiliki untuk umat dan jadikan Jurnal yang isinya bisa mengharmonisasi moderasi beragama dalam kontek pembelajaran.

Di tempat yang sama, Direktur PAI Kemenag RI, Amrullah mengajak seluruh guru PAI SMP khusunya, untuk terus menggali potensi, mengupdate kompetensi, memperbaharui keilmuan dan menjadi guru yang toleran, penyebar kedamaian dalam perbedaan.

“Adakan inovasi belajar, berikan nilai-nilai toleransi, kokohkan persatuan dan kesatuan bangsa serta berikan pembelajaran yang mencerminkan kedamaian sebagai penguatan karakter, ” kata Amrullah. (Humas)



Share